Sabtu, 10 Desember 2016

Kisah Seorang yang Shaleh


Di pagi hari yang masih gelap gulita seorang pemuda berjalan keluar dari rumahnya guna melaksanakan shalat subuh berjamaah di masjid. Di tengah perjalanan ia terjatuh, sehingga pakaiannya kotor, kemudian ia kembali lagi ke rumahnya mengganti pakaiannya dengan yang bersih dan bergegas keluar menuju masjid. Di tengah perjalanan, ia terjatuh di tempat yang sama kedua kalinya, namun niat yang baik tidaklah ia urungkan, ia kembali ke rumah mengganti pakaiannya kemudian berangkat lagi. Tak lama ia kemudian bertemu dengan seorang laki-laki yang membawa lampu yang menawarkannya agar berangkat ke masjid bersama. 
Setibanya di masjid laki-laki pembawa lampu tadi tidak mau mau memasuki masjid dan segera beranjak pergi. Sang pemuda pun heran dengan laki-laki tersebut.
  • Pemuda : Wahai paman kenapa tidak ikut shalat berjama'ah?
  • Pembawa Lampu : Maaf pemuda aku tidak ingin shalat, sebenarnya aku adalah setan. Aku lah yang selalu membuatmu terjatuh di tengah perjalananmu.
  • Pemuda : Lantas, mengapa engkau membawakanku lampu dan mengantarkanku ke masjid?
  • Pembawa Lampu : Saat aku menjatuhkanmu dan kamu tetap kembali untuk pergi ke masjid saat itulah Allah mengampuni dosamu. Saat aku menjatuhkanmu ke dua kalinya dan kamu tetap kembali untuk pergi ke masjid, saat itulah Allah mengampuni dosa keluargamu. Aku khawatir jika kamu jatuh dan bangkit untuk ketiga kalinya Allah akan mengampuni dosa orang-orang di kampungmu, dan aku tidak menginginkan itu. oleh karena itu lebih baik aku antarkan kamu ke masjid. 

 Begitulah sahabat blogger, betapa hebatnya kekuatan niat baik. Meski secara fisik berat untuk dilaksanakan, sebenarnya memiliki nilai tinggi di mata Allah. Terutama niat baik yang tulus untuk meraih ridho Allah, tentu akan ditolong-Nya bahkan dibukakan jalan baginya. 

Kekuatan itu bernama "Bismillah"

بسم الله الرحمن الرحيم

Semua hal yang tercipta dan terjadi di muka bumi ini adalah hasil dari niat yang semula terbenak diri manusia. Kenapa kita punya mobil? karena sebelumnya kita pernah berniat untuk memiliki mobil. Pernah melihat gedung besar dan beragam bentuk? semuanya bermula dari imajinasi yang diniatkan untuk terwujud. Pernahkah bepergian ke suatu tempat? kita bisa tiba di tempat tersebut karena kita pernah berniat untuk kesana. Begitu pula dengan pekerjaan kita sehari-hari semua berasal dari niat baik terucap maupun tidak terucap. makan, minum, bekerja, tidur, semua ada niatnya. Namun niat itu ternyata tidak berarti apa-apa jika hanya "sekadar" berbuat. 
JADIKAN LUAR BIASA. sebuah niat yang dilandasi dengan ikatan yang menggerakkan ruh dan jasad ini agar dapat mengarahkan diri ini kepada hal yang positif. niat yang akan membawa pengaruh baik serta selalu dalam naungan Dzat yang Maha Mengatur. sehingga pekerjaan tersebut lebih bermakna, bernilai pahala, diridhoi oleh kekuatan Yang Maha Kuasa. Dahsyatkan niat itu dengan Bismillahi-r-Rahmani-r-Rahim. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang.

Dengan menyebut nama-Mu ya Allah, kami melakukan pekerjaan ini, maka kami mengharap ridho dari-Mu
Dengan menyebut nama-Mu ya Rahman, jadikan pekerjaan kami ini bermanfaat bagi sesama kami juga sebagai sebab kasih-Mu pada kami
Dengan menyebut nama-Mu ya Rahim, kami memohon sayang-Mu agar kami terlindungi dari hal-hal yang membuat kami jauh darimu

Saat kita yakin akan kebaikan dan keberkahan, saat itulah Allah akan memberikan kekuatan dan pertolongan-Nya. Sesulit apapun pekerjaan, kita akan selalu mampu mengerjakannya, seberat apapun masalah yang kita hadapi PASTI akan ditolong-Nya.